DATA & VISUAL

Bakar Sampah di Kota Bekasi Kena Denda Rp 50 Juta

Polusi udara Kota Bekasi dinilai kian memprihatinkan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bakal memberlakukan larangan warga membakar sampah sembarangan. Yang melanggar kena denda Rp 50 juta.

sampah 

Polusi udara Kota Bekasi dinilai kian memprihatinkan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bakal memberlakukan larangan warga membakar sampah sembarangan. Yang melanggar kena denda Rp 50 juta.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Bekasi, Andy Frengky menyampaikan, kebijakan itu dilakukan sesuai dengan Instruksi Wali Kota dan Instruksi Mendagri nomor 2 tahun 2023.

“Ya itu dilakukan agar kualitas udara kita di Kota Bekasi tetap baik. Makanya, pembakaran sampah sembarangan tidak diperbolehkan oleh warga masyarakat,” kata Andy kepada Radarbekasi.id, Kamis (31/8/2023).

Dari penelitian KLHK dan data yang dimiliki DLH Kota Bekasi, imbuh dia, penyumbang polusi terbesar ada tiga, pertama kendaraan bermotor, kedua boiler (mesin produksi) dan ketiga pembakar sampah liar di ruang terbuka.

“Saat ini kita gencar kepada warga masyarakat di seluruh Kota Bekasi supaya tidak membakar sampah sembarangan,” ucapnya.

Imbauan itu, kata dia, sudah lama dilakukan. Saat ini diingatkan lagi karena kualitas udara di Kota Bekasi memburuk, kemungkinan di perkuat dengan Instruksi Kemendagri.

Sehingga, saat ini dilakukan larangan secara rutin kepada warga setiap hari melalui instruksi Wali Kota Bekasi turunan dari Kemendagri.

“Baru satu Minggu ini kita lakukan larangan dan kalau iimbauan itu sudah lama kita lakukan. Dari aturan Perda K3 itu ada larangan dan Sanksinya. Membakar sampah sembarang akan diberikan sanksi. Tindak Pidana Ringan (tipiring) dan denda Rp 50 juta,” tukasnya. (pay)

https://radarbekasi.id/2023/08/31/bakar-sampah-di-kota-bekasi-kena-denda-rp-50-juta/

Kategori
Terbaru
Workshop Penyusunan KPI & Kompetensi Kerja HR Manufaktur Indonesia Berlangsung Sukses, Puluhan Praktisi HR dari Berbagai Perusahaan Antusias Mengikuti
Karawang, 24 Juni 2026 — HR Manufaktur Indonesia kembali sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan KPI & Kompetensi Kerja yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026 di Kantor HR Manufaktur Indonesia, Karawang. Praktik Langsung Menyusun KPI, Kompetensi Ke
Alarm Daya Saing Manufaktur RI: Pabrik Hengkang, PHK Mengancam
Relokasi pabrik hingga ancaman gelombang PHK mengindikasikan sinyal pelemahan daya saing industri manufaktur nasional.
Kadin: Pemadaman Listrik Berulang Ganggu Iklim Investasi Manufaktur
Kadin menyebut pemadaman listrik berulang di Jawa berisiko mengganggu investasi manufaktur dan mempengaruhi daya saing industri.
Sederet Tantangan IKM Jadi Bagian Rantai Pasok Kendaraan Listrik
IKM menghadapi tantangan untuk masuk dalam rantai pasok kendaraan listrik, seperti memenuhi standar kualitas dan kapasitas produksi.